Viral Jukir BCA Kapas Krampung Diduga Ancam Bunuh Warga Surabaya Saat Dimintai Karcis

February 27, 2026 admin 0 Comments

Seorang juru parkir (jukir) di kantor Bank Central Asia (BCA) Kapas Krampung, Surabaya, viral di media sosial setelah diduga mengancam membunuh warga yang meminta karcis parkir, Selasa (24/2/2026) malam. Peristiwa itu kini dalam penelusuran kepolisian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat seorang warga Surabaya datang ke lokasi untuk menggunakan fasilitas ATM BCA. Setelah selesai bertransaksi, korban menuju sepeda motornya dan hendak meninggalkan tempat. Tiba-tiba seorang jukir menghampiri dan meminta uang parkir.

Korban sempat memprotes karena saat datang tidak ada jukir yang berjaga. Namun ketika hendak pulang, jukir tersebut muncul dan meminta pembayaran. Korban lalu meminta karcis parkir sekaligus menanyakan legalitas pengelolaan parkir di lokasi tersebut.

“Nasabah sempat protes karena ketika datang ga ada. Tapi waktu pulang kok tiba-tiba muncul. Lalu jukir dimintai karcis dan legalitas,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram.

Permintaan itu didasari kecurigaan korban bahwa jukir tersebut bukan pengelola resmi yang ditunjuk Dinas Perhubungan (Dishub). Respons jukir justru disebut emosional.

“Sijukir lantas emosi dan mengeluarkan ancaman pembunuhan dengan mengatakan jika menjadi jukir adalah sandang pangan. Apabila mengganggu sandang pangan (nasabah) diancam akan dibunuh,” terangnya.

Merasa terancam, korban menceritakan kejadian tersebut kepada rekannya. Keduanya kemudian menghubungi layanan darurat 110 untuk meminta bantuan kepolisian.

Namun saat petugas tiba di lokasi, jukir yang diduga ilegal itu sudah tidak berada di tempat. Polisi sempat mengupayakan mediasi.

“Upaya mediasi antara jukir dan nasabah sudah kita upayakan namun jukir takut. Kami persilahkan korban untuk membuat laporan. Tapi sampai sekarang kami belum terima,” pungkas Sukram.

Source : beritajatim.com

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *